Bulan: Mei 2018

Jung Rabab untuk kesehatan

Jung Rabab untuk kesehatan

Jung Rabab untuk kesehatan,- Jung Rabab atau yang juga dikenal dengan nama ujung atap merupakan suatu tumbuhan herbal dari Nusantara. Nama ilmiah dari tanaman ini ialah Baeckea frutescens yang termasuk ke dalam salah satu golongan familia Myrtaceae. Adapun nama-nama daerah dari tanaman ini ialah si gamai-gamai (Minangkabau), aron (Aceh), sawajale & sawajane (Sulawesi), game-game (Batak), wile-wile (Baliem), ujung atap (Sumatera & Kalimantan), tutur atap, sesapu, sesapu atap, serta jung-jung atap (Bangka Belitung).

Perdu semak ini memiliki ketinggian sekitar 6 m dengan diameter sekitar 11 cm. Helaian daun dari tanaman jung rabab memiliki aroma yang harum, dengan bentuk yang menyerupai jarum tegak. Posisi dari daun tersebut ialah sejajar saling berhadapan berumpun pada setiap bagian ruasnya. Batang kayu dari tanaman jung rabab ini, juga memiliki warna yang merah tua dengan percabangan yang berwarna keabuan. Bunganya sendiri memiliki ukuran sekitar 3 mm.

Baca juga : Khasiat dan Kandungan Senyawa Tanaman Bungur Besar 

Bersifat tunggal dengan helaian mahkota bunga yang berwarna putih-ping serta keluar dari ujung percabangan. Menghasilkan buah buni dengan ukuran 3 mm yang berwarna merah, cokelat serta hijau dengan biji yang berwarna cokelat pula. Tanaman jung rabab ini memiliki bunga dan buah sepanjang tahun. Ujung atap ini dapat tumbuh baik pada dataran rendah hingga ketinggian yang mencapai 1000 mdpl. Kayunya yang berwarna merah tua tersebut memiliki tekstur yang padat, berat, keras dan tahan lama.

Dan kayunya,  kerap digunakan sebagai bahan untuk membuat pagar. Adapun daun dari tanaman ujung atap ini memiliki fungsi yang cukup baik dalam ilmu kesehatan. Dengan mengolah daun jung rabab menjadi teh ataupun minuman segar, dapat membantu melancarkan fungsi saluran kencing (diuretik), abortivum, mengembalikan energi pada ibu yang baru melahirkan, mengatasi pegal-pegal, meningkatkan nafsu makan, meringankan sakit perut serta menurunkan demam tinggi.

Ada baiknya air rebusan dari daun jung rabab ini tidak dikonsumsi oleh ibu yang sedang hami ataupun seorang wanita dalam masa produktif. Karena dalam dosis yang tinggi air rebusan tanaman jung rahab tersebut bisa mengakibatkan menurunnya kesuburan dan susah memiliki keturunan. Ekstrak metanol yang terkandung di dalam tanaman ini memang tidak menunjukan aktifitas anti bakteri. Namun kandungan dari p-cymene yang ada di dalam tanaman ini memiliki fungsi anti bakteri.

Jadi tanamn jung rabab ini dapat difungsikan untuk membunuh bakteri-bekteri jahat dan merugikan yang ada di dalam tubuh. Itulah beberapa penjelasan tentang tanaman perdu jung rabab yang cukup penting. Terimakasih dan semoga bermanfaat

Sumber : http://www.bosacepsuherman.com

Khasiat dan Kandungan Senyawa Tanaman Bungur Besar

Bungur Besar

Khasiat dan Kandungan Senyawa Tanaman Bungur Besar-, Bungur merupakan sebutan bahasa Sunda dari warna ungu. Nama bungur sendiri diterapkan pada tanaman herbal ini ialah karena warna bunganya yang identik dengan warna ungu. Tanaman perdu ini sering tumbuh di sekitaran pinggir jalan atau pekarangan yang biasa digunakan untuk berteduh.

Habitat asli tanaman bungur adalah hutan heterogen berbatang tinggi. Tanaman bungur banyak pula ditemukan di hutan jati tumbuh pada tanah yang gersang. Jadi tanaman ini sangat fleksibel karena mampu bertahan hidup pada tanah yang gersang apalagi tanah yang memiliki kesuburan yang cukup baik.

Ketika musim bunga telah tiba, maka tanaman ini akan menghasilkan bunga yang penuh berwarna ungu atau ada juga yang berwarna merah jambu. Dan membuatnya terlihat indah bak pohon bunga sakura dari Jepang. Perkembangbiakan dari tanaman ini bisa dialakukan dengan cara mencangkok batang atau bisa pula dengan persebarannya melalui biji yang dihasilkan dari tanaman ini.

Baca Juga : Khasiat Bayam Untuk Kesehatan

Biji dari tanaman bungur sendiri memiliki bentuk yang bulat seperti kelereng dengan warna coklat pekatnya. Serta bentuk daunnya hampir memiliki kesamaan dengan daun jambu biji.Nama ilmiah yang diberikan kepada tanaman ini adalah Lagerstroemia indica yang masuk ke dalam family Lythraceae.

Kandungan dan Manfaat Bungur Besar

Ternyata salah satu penelitian menyatakan bahwa tanaman bungur memiliki kandungan senyawa seperti asam korosolat, tanin, flavonoid, saponin. Dan bagian yang dapat dimanfaatkan ialah biji, daun, dan juga kulit kayu. Untuk bagian bunga dan akar sendiri belum ada penelitian yang pasti tentang kandungan yang terdapat di dalam ke dua bagian dari tanaman bungur tersebut.

  1. Memiliki sifat anti bakteri, bungur ini berfungsi untuk melawan semua penyakit yang diakibatkan oleh virus, kuman serta bakteri.
  2. Anti hipertensinya sudah sangat jelas bermanfaat untuk menurunkan tensi darah berlebihan di dalam tubuh dan mencegah upaya dari timbulnya kembali penyakit hipertensi tersebut.
  3. Tanaman bungur juga baik untuk mengatasi penyakit diabetes karena memiliki kandungan yang mampu mengatur kadar gula darah di dalam tubuh. Dan baik pula sebagai bagian sari upaya pencegahan diabetes millitus.
  4. Membantu menurunkan kolesterol.
  5. Membantu mengatasi penyakit kulit seperti eksim.
  6. Membantu menghancurkan batu ginjal, serta
  7. Baik dikonsumsi untuk Anda yang sedang mengaalami diare dan juga disentri.

Demikian pembahasan dari tanaman bungur yang ternyata memiliki kandungan begitu melimpah bagi kesehatan. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Sumber : www.bosacepsuherman.com

Khasiat Bayam Untuk Kesehatan

Bayam

Khasiat Bayam Untuk Kesehatan-, Bayam atau yang memiliki nama ilmiah Amaranthus spp merupakan tumbuhan berjenis sayuran yang pemanfaatannya diambil dari daunnya. Tumbuhan ini terkenal akan kandungan zat besinya yang tinggi. Bayam sendiri merupakan tanaman yang berasal dari negara “paman sam” atau yang lebih kita kenal dengan Amerika.

Namun sekarang pertumbuhan tanaman bayam tidak saja hanya terjadi di daratan Amerika saja, melainkan telah tersebar ke seluruh pelosok dunia. Tanaman bayam merupakan tanaman terna semusim yang untuk pertumbuhannya ia memerlukan intensitas suhu yang relatif hangat.  Walaupun bayam termasuk ke dalam tanaman terna, bayam mampu mengatasi efek pencahayaan yang langsung bersentuhan dengan bagian dari dirinya  karena bayam juga termasuk ke dalam golongan tanaman C4.

Bayam merupakan tanaman yang ditemukan pada wilayah yang beriklim tropis. Dan tanaman semacam ini akan melibatkan 2 enzim sekaligus dalam pengolahan karbondioksida menjadi glukosa. Yaitu Fosfoenolpiruvat (PEP) dan juga kandungan senyawa oksaloasetat (OAA). kedua senyawa inilah yang nantinya akan mampu menghasilkan glukosa di dalam tanaman bayam.

Baca Juga : Manfaat Wortel untuk Maag

Sebagai tanaman sayur yang kaya akan zat  besi. Anda tetap harus waspada terhadap bahaya yang akan ditimbulkan bayam, karena proses pengolahan yang salah. Kandungan nitrat yang tinggi di dalam bayam ternyata yang menjadi penyebab dari bahayanya. Karena nitrat tersebut akan diproses dan akan berubahah dalam waktu 12 jam  menjadi nitrit. Kemudian nitrat tersebut akan berubah mejadi nitrosamin yang akan berbahya bagi tubuh.

Adapun alasan lain yang menjadi penyebab bahayanya bayam untuk dikonsumsi ialah kandungan asam oksalat. Senyawa oksalat ini akan bekerja didalam tubuh dengan mengikat kalsium. Sedangkan apabila kalsium tidak dimanfaatkan atau dalam kondisi terikat. Maka  di dalam tubuh ia akan membentuk kristal yang dapat menyebabkan iritasi di lambung. Dan pada akhirnya kalsium yang terikat tersebut akan berubah menjadi batu ginjal. Itu akan terjadi ketika kita mengonsumsi banyak yan terlalu banyak dan telah melalui beberapa kali proses pemanasan.

Namun Anda tidak perlu khawatir, karena dengan mengolah bayam dengan benar. Maka kandungan gizi yang ada di dalam bayam akan sangat baika sekali untuk memenuhi gizi harian Anda di dalam tubuh karena : Mengandung zat besi yang sangat tinggi serta mengandung vitamin yang bervarian (A dan C), dan juga 13 jenis senyawa flavonoid. Yang dipercaya mampu menghalau penyakit :

  • Kardiovaskular yaitu penyakit yang berhubungan langsung dengan pembuluh darah dan jantung
  • Membantu menurunkan tekanan darah tinggi
  • Membantu mengobati pendarahan
  • Membantu mencegah osteoporosis dan juga diabetes
  • Mencegah anemia
  • Membantu untuk mencegah penyakit alzheimer
  • Menjaga kesehatan kulit serta manghalau penuaan dini.

Itulah beberapa uraian mengenai tanaman bayama yang mesti diketahui agar tidak salah dalam mengolah bayam tersebut agar menjadi berbagai jenis makanan yang Anda sukai. Terimakasih dan semoga bermanfaaat !

Sumber : www.bosacepsuherman.com